Kajain Teknik Kegiatan Kegiatan Pengurangan Durai Slippery Duration Activities On Overbyurden Road West Block PT. Muara Alam Sejahtera Lahat Sumatera Selatan

Aldo Melodi, Makmur Asyik, Abuamat .

Abstract


PT. Muara Alam Sejahtera menggunakan metode tambang terbuka sehingga dalam kegiatan penambangannya sangat bergantung pada keadaan cuaca. Salah satu hambatan kerja dalam tambang terbuka adalah adanya hambatan kerja slippery yang disebabkan oleh faktor alam di daerah operasi penambangan yaitu hujan. Slippery merupakan keadaan jalan angkut yang licin akibat hujan. Jarak jalan angkut overburden blok barat yang cukup jauh (2.894 meter) membuat penanganan slippery pada jalan angkut overburden cukup lama, yaitu 2,98 jam per setiap penanganan slippery. Dengan dilakukan upaya perbaikan, waktu slippery jalan angkut overburden blok barat dapat dikurangi dengan mencegah adanya genangan air pada badan jalan pasca hujan dan penambahan bulldozer dalam penanganan slippery. Mencegah adanya genangan air pada badan jalan dapat dilakukan dengan memperbaiki cross slope dan superelevasi pada badan jalan. Sehingga  dengan memperbaiki cross slope dan superelevasi durasi slippery dapat berkurang 38,77 menit. Penambahan jumlah bulldozer menjadi dua unit dapat mempercepat proses pembukaan jalan untuk motor grader sehingga waktu yang diperlukan bulldozer untuk membuka jalan motor grader adalah selama 33,42 menit dan kedua motor grader langsung bisa bekerja merawat seluruh area jalan angkut selama68,84 menit. Jadi, slippery dapat dikurangi dengan upaya perbaikan tersebut dari 174,43 menit menjadi 102,24 menit.

Kata Kunci: Slippery, Jalan Angkut, Bulldozer, Motor Grader, Produktivitas

 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.