Evolusi Kardiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan: Tinjauan Pustaka

Alexander Edo Tondas, Chairil Anwar, Rolando Agustian

Abstract


Ilmu pengetahuan adalah usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Jumlah ilmu spesialisasi kedokteran pun masih terus bertambah hingga membentuk cabang-cabang lebih kecil lagi yang dikenal sebagai sub-spesialisasi. Salah satu jenis spesialisasi dalam ilmu kedokteran adalah spesialisasi ilmu kardiologi, yaitu ilmu yang memfokuskan diri untuk mempelajari organ jantung. Perkembangan ilmu kardiologi tidak dapat dilepaskan dari sejarah yang melatarbelakanginya. Kemajuan ilmu kardiologi sampai ke titik ini adalah sebuah perjalanan kontinu yang saling berkait. Setiap pelajaran di masa lalu akan menjadi modal untuk pengalaman di masa depan, begitu pula dengan ilmu kardiologi, di mana tiap-tiap fase nya menjadi fondasi untuk perkembangan di waktu mendatang.

 

Evolution of Cardiology as A Specialty. Science is a conscious effort to try, find and improve human understanding from various aspects in human nature. The number of medical specialties continues to grow until they reach even smaller branches known as sub-specialties. One type of specialization in medical science is the specialization of cardiology, the science that focuses on the needs of the heart organ. The development of cardiology cannot be separated from the history behind it. The progress of cardiology up to this point is a continuous interrelated journey. Every lesson in the past will be a capital for future experience, as will cardiology, where each phase becomes the foundation for future development.


Keywords


Kardiologi, Evolusi, Sejarah, Elektrofisiologi

Full Text:

PDF

References


Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. About Us: History. http://www.inaheart.org/about/history, diakses pada tanggal 9 Oktober 2019

Reichert, P. (1978). A History of the Development of Cardiology as a Medical Specialty. Clinical Cardiology 1,5-15.

van der Wall E. E. (2013). Milestones in cardiovascular medicine: 10 or more?. Netherlands heart journal : monthly journal of the Netherlands Society of Cardiology and the Netherlands Heart Foundation, 21(12), 527–529.

Roguin A. (2006). Rene Theophile Hyacinthe Laënnec (1781-1826): the man behind the stethoscope. Clinical medicine & research, 4(3), 230–235.

Melly, L., Torregrossa, G., Lee, T., Jansens, J. L., & Puskas, J. D. (2018). Fifty years of coronary artery bypass grafting. Journal of thoracic disease, 10(3), 1960–1967.

Bourassa, MG. (2005). The history of cardiac catheterization. The Canadian Journal of Cardiology, 21(12):1011-1014

Al Ghatrif, M., & Lindsay, J. (2012). A brief review: history to understand fundamentals of electrocardiography. Journal of community hospital internal medicine perspectives, 2(1), 10.3402/jchimp.v2i1.14383.

Janse, M. J. (2003). A brief history of sudden cardiac death and its therapy. Pharmacology & Therapeutics, 100(1), 89–99.

Terho, H. K., Tikkanen, J. T., Kenttä, T. V., Junttila, J. M., Aro, A. L., Anttonen, O., Huikuri, H. V. (2018). Electrocardiogram as a predictor of sudden cardiac death in middle-aged subjects without a known cardiac disease. International journal of cardiology. Heart & vasculature, 20, 50–55.

Hohnloser, S. H. (2018). T-Wave Alternans. Cardiac Electrophysiology: From Cell to Bedside, 644–654.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office
Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
OJS: http:ejournal.unsri.ac.id/index.php/bji
Email: bjiunsri@gmail.com
CP: Dwi Handayani (08127824209)

Creative Commons License
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya by https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/bji is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.