PEMETAAN KEMAMPUAN EKSPERIMEN BERPIKIR DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA DI KOTA PALEMBANG

Taufiq Taufiq

Abstract


Telah dikembangkan instrument pengukuran eksperimen berpikir dalam memecahkan masalah fisika di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan instrumen pengukuran eksperimen berpikir dalam memecahkan masalah fisika di jenjang Sekolah Menengah Atas yang Valid dan Reliabel. Produk Instrumen ini di ujicobakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Palembang yang dipilih secara acak. Jumlah subjek penelitiannya 34 siswa dari SMA yang terpilih. Jenis pengembangan ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Pada tahap define dilakukan 4 langkah diantaranya analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis materi, dan perumusan tujuan. Kemudian pada tahap design dilakukan 2 langkah diantaranya adalah mengkontruksi tes beracuan kriteria dan desain awal. Pada tahap ketiga yakni development dilakukan penilaian ahli dan uji pengembangan. Selanjutnya yang terakhir adalah tahap disseminate yaitu penyebaran dilakukan 2 langkah diantaranya pengujian validitas dan pengemasan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kevalidan soal dari ahli berdasarkan saran, komentar dan perbaikan termasuk dalam kategori Valid, untuk validitas secara empiris sebesar 3,81 termasuk kategori valid. Hasil reliabilitasnya adalah sebesar 0,767 termasuk dalam kategori tinggi. Pada tahap selanjutnya dilakukan kembali uji reliabilitas dengan sampel yang sama dari sebelumnya. Hasilnya adalah bahwa reliabilitasnya sebesar 0,739 juga termasuk dalam kategori tinggi.

Keywords


Instrumen, eksperimen berpikir, model pengembangan 4D

References


Bademci, S & Sari, M. (2014). Thought Experiment in Solving Physics Problems: A Study into Candidate Physics Teachers. International Journal of Sscience Education, 39 (2014) No 175 203-215 http://search.proquest.com/

Budinigsih, Asri. 2012.Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Brown, J. R. (1991). Thought experiments: A Platonic account. Thought experiments in science and philosophy. Maryland: Rowman & Littlefield Publishers, Inc.

Gendler, T. (1998). Galileo and the indispensability of scientific thought experiment. British Journal for the Philosophy of Science, 49, 397-424.

Gilbert, J. K. & Reiner, M. (2000). Thought experiments in science education: Potential and current realization. International Journal of Science Education, 22(3), 265-283.

Keil, C., Haney, J., & Zoffel, J. 2009. Improvementsin student Achievement and Science Process Skills Using Environmental Health Science Problem Based Learning Curricula. Electronic Journal of Science Education, 13(1).

Reiner, M., Haifa, T. & Gilbert, J. (2000). Epistemological resources for thought experimentation in science learning. International Journal of Sscience Education, 22(5), 489-506.

Reiner, M., Haifa, T. & Gilbert, J.K. (2004). The symbiotic roles of empirical experimentation and thougt experimentation in the learning of physics. International Journal of Science Education, 26(15), 1819-1834.

Taufiq, Zulherman, Amelia T. 2016. Analisis Kemampuan Berpikir Secara Eksperimen dalam Memecahkan Masalah Fisika Calon Guru Fisika FKIP Universitas Sriwijaya.Journal Inovasi dan Pembelajaran Fisika. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unsri.

Taufiq. 2017. Eksperimen Berpikir (Thought Experiments);Beberapa Kasus dalam Hukum Newton. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA. Jurusan PMIPA FKIP Universitas Sriwijaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika
Program Sarjana Pendidikan Fisika
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sriwijaya
Jl. Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya
Ogan Ilir, Indonesia
email: jipf@fkip.unsri.ac.id.

p-ISSN: 2355-7109
e-ISSN : 2657-0971

Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

Indexed in:

 Logo IPI  

Recommended Tools :

  

 


Flag CounterView My Stats