Correlation of Stature with Cephalofacial Measurements

Michael Chandra, Tri Suciati, Msy Rulan Adnindya

Abstract


Tinggi badan merupakan parameter antropometri yang dapat digunakan dalam penentuan status gizi dan identifikasi jenazah. Pada individu dengan kondisi yang tidak memungkinkan dilakukan pengukuran tinggi badan secara konvensional dibutuhkan suatu metode pengukuran tinggi badan alternatif. Salah satu metode pengukuran tinggi badan alternatif yaitu surrogate height measurement. Surrogate height measurement dapatdiukurmenggunakan formula khusus berdasarkan ukuran tulang, misalnya ukuran antropometri cephalofacial. Jenis penelitian ini adalah deskriptifobservasionaldengandesainpotong-lintang. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran lebar maksimal kepala, lingkar kepala horizontal, lebar minimal dahi, dan tinggi badan pada 110 subjek perempuan dan 57 subjek laki-laki. Data dianalisis dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji korelasi Pearson antara tinggi badan dan parameter antropometri cephalofacial, dan uji regresi linier untuk mendapatkan model prediksi tinggi badan.Hasil uji korelasi Pearson antara lingkar kepala horizontal dan tinggi badan, baik dengan atau tanpa stratifikasi jenis kelamin bermakna signifikan (p<0,05). Hasil uji korelasi Pearson antara lebar maksimal kepala dan tinggi badan pada populasi total dan kelompok perempuan bermakna signifikan (p<0,05), sementara pada kelompok laki-laki korelasi tidak bermakna signifikan (p>0,05). Hasil uji korelasi Pearson antara lebar dahi minimal dan tinggi badan, baik dengan atau tanpa stratifikasi jenis kelamin tidak bermakna signifikan (p>0,05).Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara lebar minimal dahi dan tinggi badan.Terdapat korelasi yang signifikan antara lingkar kepala horizontal danlebarmaksimalkepalaterhadaptinggi badan.


Keywords


surrogate height measurement; tinggi badan; ukuran cephalofacial

Full Text:

PDF

References


NHANES. Anthropometry Procedures Manual. 2007. https://www.cdc.gov/

nchs/data/nhanes/nhanes_07_08/manual_an.pdf.

Glinka, J., Artaria. M.D., Koesbardiarti. T. 2008. Metode Pengukuran Manusia. Surabaya: Airlangga University Press.

Chumpathat, N., Rangsin, R., Changbumrung, S., Soonthornworasiri, N., Durongritichai, V. and Kwanbunjan, K. 2016. Use of knee height for the estimation of body height in Thai adult women. Asia Pacific journal of clinical nutrition, 25(3), pp.444-451.

McDougall, K.E., Stewart, A.J., Argiriou, A.M., Huggins, C.E. and New, P.W. 2018. Comparison of three methods for measuring height in rehabilitation inpatients and the impact on body mass index classification: An open prospective study. Nutrition&Dietetics, 75(1), pp.123-128.

Krishan, K. 2008. Estimation of stature from cephalo-facial anthropometry in north Indian population. Forensic science international, 181(1-3), pp.52-e1.

Krishan, K. and Kumar, R. 2007. Determination of stature from cephalo-facial dimensions in a North Indian population. Legal medicine, 9(3), pp.128-133.

Jervas E., Anibeze CIP, Ulomene GC and Anyanwu GE. 2015. Stature Estimation of the Igbos Using Cephalo-Facial Anthropometry. J Forensic Res 2015, 6:4.

Datta, Sinchal, and Vishnu Gopal Sawant. 2017. Correlation of Stature with Facial Measurements of Maharashtrian Adults. Indian Journal of Basic and Applied Medical Research; March 2017: Vol.-6, Issues-2, P. 305-311.

Shah, T., Patel, M.N., Nath, S., Bhise, R.S. dan Menon, S.K. 2015. Estimation of stature from cephalo-facial dimensions by regression analysis in Gujarati population. Journal of Indian Academy of Forensic Medicine, 37(3), pp.253-257.

Agnihotri, A.K., Kachhwaha, S., Googoolye, K. and Allock, A. 2011. Estimation of stature from cephalo-facial dimensions by regression analysis in Indo-Mauritian population. Journal of forensic and legal medicine, 18(4), pp.167-172.

Artaria, M.D. 2010. Perbedaan Antara Laki-laki dan Perempuan: Penelitian Antropometris pada Anak-Anak Umur 6-19 Tahun. Jurnal Masyarakat Kebudayaan Dan Politik, 22, pp.343-349.

Ekezie, J., Anibeze, C.I.P., Uloneme, G.C. and Anyanwu, G.E. 2015. Height estimation of the Igbos using cephalo-facial anthropometry. Int. J. Curr. Microbiol. Appl. Sci, 4, pp.305-316.

Sahni, D., Sharma, P., Kaur, G. and Aggarwal, A. 2010. Estimation of stature from facial measurements in northwest Indians. Legal Medicine, 12(1), pp.23-27.

Kumar, M. and Gopichand, P.V. 2013. Estimation of stature from cephalo-facial anthropometry in 800 Haryanvi adults. Int. J. of Plant, Animal and Environmental Sciences, 3, pp.42-46.

Berk, L.E. 2008. Infants, children, and adolescents 6th edition. Boston: Person Education.

Proffit, W.R., Fields, H.W. and Sarver, D.M. 2014. Contemporary orthodontics-e-book. Elsevier Health Sciences.

Narendra, dkk. (2010). Tumbuh kembang anak dan remaja. Jakarta: Sagung Seto.




DOI: https://doi.org/10.36706/mks.v51i2.8538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed in:

           

                 

_________________________________________________________________________________________________________________
 

Editorial Office

Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Jl. Dr. Moehammad Ali Kompleks RSMH Palembang 30126, Indonesia

Telp. 0711-316671, Fax.: 0711-316671

Email:mksfkunsri@gmail.com 

 
Flag Counter
Web Analytics View My Stats