KAJIAN TERHADAP UNSUR BERPOTENSI KONFLIK KABUPATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN

husnul fatihah

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan potensi konflik pada unsur budaya masyarakat Melayu Musi Rawas sebagai dasar mengembangkan model pendidikan multikultural Kabupaten Musi Rawas. Untuk mendapatkan pemahaman masalah peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dipilih berdasarkan kebutuhan yang dikembangkan oleh Spradlay, sedangkan untuk informan berikutnya menggunakan teknik snowball sampling, wawancara dan dokumentasi di mana pun peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Untuk menjamin validitas data, teknik pemeriksaan dengan informan dan teknik triangulasi. Data penelitian dilatarbelakangi dengan mengacu pada metode Spradlay, hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur potensi konflik budaya yang maju dalam pelaksanaan nilai budaya (mentalitas) dan tradisi masyarakat Melayu Musi Rawas, terdiri dari menerabas, primordialisme, egoisme, dan tradisi "tujah". Sangat disarankan bagi pemerintah daerah untuk melakukan potensi konflik maksimum. Dalam pendidikan penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan pendidikan multikultural agar tercipta generasi yang memiliki toleransi yang tinggi.

 

Kata kunci: Konflik, Multikultural, Pendidikan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36706/jbti.v5i1.7894

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Jl. Palembang-Prabumulih, Km. 32 Indralaya, Kab. Ogan Ilir

email: jbti@unsri.ac.id

 

ISSN ONLINE: 2614-6134                       ISSN PRINT: 2355-7265


INDEXED BY:

 

 

 

View My Stats

 

Creative Commons License
The Bhineka Tunggal Ika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.