The Influence of Local Revenue and Equalization Fund on Economic Growth in East Nusa Tenggara Province

Safira Dini Aini, Endah Kurnia, Sunlip Wibisono

Abstract


Fiscal decentralization is a policy made by the government to reduce fiscal dependence on the central government and create financial independence in the region. The independence of regional finance itself can be reflected through the high percentage of PAD revenue to total regional revenues. Where the existence of regional financial independence is expected to help implement regional development that can affect economic growth in the region. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of regional financial independence to economic growth of districts/cities in East Nusa Tenggara Province in 2012-2017. The results of study uses secondary data analysis tools to approach the data panel Fixed Effect Model (FEM). The results of this study indicate that the local revenue had significant positive effect on economic growth, equalization funds had no significant positive effect on economic growth.

Keywords


Local revenue, economic growth, equalization funds.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S., & Halim, A. (2003). Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Pemerintah Daerah Studi Kasus Kabupaten/ Kota di Jawa dan Bali. Simposiun Nasional Akuntansi VI Yogyakarta.

Aini, N. L. N. P. & Dwirandra, A. A. N. B. (2014). Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah pada Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Kemiskinan Kabupaten dan Kota. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 6(3), 481–97.

Bashir, A. (2011). Dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Perekonomian Daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumatera Selatan. Kajian Ekonomi 10(2): 135-169.

Enceng, L. B. I., & Purwaningdyah, M. W. (2012). Desentralisasi Fiskal Penerimaan Keuangan Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1):1-73.

DJPK Kementerian Keuangan. (2017). LGF Realisasi Anggaran 2012-2017. Jakarta: DJPK Kemenkeu Republik Indonesia.

Gujarati, Damodar. (2003). Ekonometrika Dasar. Terjemahan: Sumarno Zain. Jakarta: Erlangga.

Halim, A. (2001). Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: UPP–AMP YKPN.

Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Andi.

Sukirno, S. 2004. Makro Ekonomi Teori Pengantar. (Edisi Ketiga). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Slavinskait?, N., & Ginevi?ius, R. (2017). Revenue Autonomy of Local Government: Fiscal Decentralization Aspect. Vilnius, Lithuania: Proceeding International Scientific Conference Business and Management. (p. 1-9)

Suci, S. C., & Asmara, A. (2014). Pengaruh Kemandirian Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Banten. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 3(1): 8-22.

Syamsudin., Cahya, B. T., & Dwi, S. N. (2015). Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Sumber Daya, 17(1): 15-27.

Tarigan, R. (2004). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: PT Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.29259/jep.v17i2.8992

Refbacks






Jurnal Ekonomi Pembangunan
Jalan Raya Palembang-Prabumulih Km. 32
Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya
Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia
Email: jep.unsri@gmail.com, Tel/Fax : (0711)580231


p-ISSN: 1829-5843, e-ISSN 2685-0788


Creative Commons License

Jurnal Ekonomi Pembangunan by http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jep 

is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  

Jurnal Ekonomi Pembangunan is Indexed by:

Logo Google Scholar Unsri Moraref One Search