Organisasi Cacat Pejuang Kemerdekaan Indonesia: Dari Ikatan Invaliden Indonesia Hingga Korps Cacad Veteran (1946-1983)

Rinie Cahaya Hati, Nur’aeni Marta, Sri Martini

Abstract


Abstrak: Perang Kemerdekaan Indonesia yang terjadi dalam kurun waktu 1946-1949 menyebabkan banyaknya korban perang yang menjadi cacat. Penelitian ini akan membahas mengenai bagaimana perjuangan selanjutnya para prajurit yang menjadi cacat akibat perang Kemerdekaan Indonesia (1946-1983). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode historis yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan dan perkembangan organisasi cacat pejuang kemerdekaan Indonesia dalam usahanya untuk terus berguna bagi negara serta menyejahterakan kehidupan para anggotanya dalam kurun waktu 1946- 1983. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan penelitian heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan berdirinya organisasi cacat pejuang kemerdekaan pada 1946 di Malang dengan nama Ikatan Invaliden Indonesia dilatarbelakangi oleh adanya upaya untuk memberdayakan dan menyejahterakan korban cacat perang kemerdekaan dan dalam perkembangannya hingga 1983 menunjukkan bahwa organisasi ini memberikan sumbangsih bagi anggotanya yaitu mendapatkan kesejahteraan serta memberikan kesempatan untuk terus berguna bagi negara.

Kata Kunci: Invaliden, Korps Cacat Veteran Republik Indonesia, Cacat Veteran.


Abstrak: The Indonesian War of Independence that occurred in the period 1946-1949 caused many war victims to become disabled. This research will discusses how the next struggle of the soldiers who became disabled as a result of the war of Indonesian Independence (1946-1983). This study aims to describe the formation and development of disabled organizations for Indonesian independence fighters in their efforts to continue to be useful to the country and to improve the lives of their members in the period 1946-1983. This study uses historical research methods with the stages of heuristic research, criticism, interpretation and historiography. The results of this study indicate that the establishment of a disabled organization for freedom fighters in 1946 in Malang under the name of the Indonesian Invaliden Association was motivated by efforts to empower and prosper the disabled victims of the war of independence and in its development until 1983 showed that this organization contributed to its members, namely getting welfare and providing opportunities for continue to be useful to the country.

Keywords: Invalid, Indonesian Republic Veteran Disability Corps, Veteran Disability.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36706/jc.v10i2.13535

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Rinie Cahaya Hati, Nur’aeni Marta, Sri Martini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Program Studi Pendidikan Sejarah
Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
FKIP Universitas Sriwijaya
Jl. Palembang-Prabumulih, km. 32. Indralaya-Ogan Ilir
email: criksetra@fkip.unsri.ac.id
 
P-ISSN: 1978-8673 
E-ISSN: 2656-9620

 Indexed By:

    

In collaboration with Association of History Education Programs throught Indonesia (Persatuan Program Studi Pendidikan Sejarah se-Indonesia/P3SI):

Flag Counter

 

Lisensi Creative Commons

Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah by E-Journal Sriwijaya University is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

View My Stats