PERANAN MUHAMMAD AL-FATIH DALAM PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL TAHUN 1453 MASEHI

Sarkowi Sarkowi

Abstract


Penelitian berjudul “Peranan Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel Tahun 1453 Masehi†ini adalah sebuah hasil penelitian dengan menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif atas sumber-sumber yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan berbagai fakta sejarah seputar peranan Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel. Konstantinopel merupakan pusat pemerintahan Romawi Timur yang sangat strategis bagi dunia, namun lebih dari itu dalam pandangan Muhammad Al-Fatih penaklukan atas Konstantinopel juga terinspirasi oleh janji ajaran Islam, sehingga Al-Fatih mempelajari semua penyebab kegagalan penaklukan yang dilakukan para pemimpin Islam maupun sultan-sultan Utsmani sebelumnya untuk keberhasilan penaklukan atas Konstantinopel. Al-Fatih melakukan persiapan dan menjalankan peranannya sebagai penakluk yang ulung, baik secara militer maupun diplomatik telah mengunci faktor-faktor yang dapat menggagalkan usaha penaklukan atas Konstantinopel. Walhasil  tahun 1453 Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel yang berabad-abad sebelumnya tidak pernah berhasil ditundukkan.

Kata Kunci: Muhammad Al-Fatih, Penaklukan, Konstantinopel


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36706/jc.v5i2.4812

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Program Studi Pendidikan Sejarah
Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
FKIP Universitas Sriwijaya
Jl. Palembang-Prabumulih, km. 32. Indralaya-Ogan Ilir
email: criksetra@fkip.unsri.ac.id
 
P-ISSN: 1978-8673 
E-ISSN: 2656-9620

       

View My Stats

Flag Counter

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.