PEMANFAATAN MEDIA VISUALISASI INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT ZAMAN KERAJAAN SRIWIJAYA DI SMA NEGERI 5 SURAKARTA

Agus Susilo

Abstract


Media pembelajaran yang dimanfaatkan adalah media pembelajaran sejarah visualisasi yang telah ada tentang interaksi sosial masyarakat zaman Kerajaan Sriwijaya. Dimana media visualisasi ini akan dipakai dalam penelitian pada siswa di SMA Negeri 5 Surakarta. Jenis penelitian kualitatif ini adalah mengangkat masalah pemanfaatan media pembelajaran dengan memanfaatkan media visualisasi yang berisi materi Kerajaan Sriwijaya untuk diterapkan di SMA Negeri 5 Surakarta. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta mengumpulkan video pembelajaran terkait Kerajaan Sriwijaya untuk dimanfaatkan sebagai pembelajaran visualisasi. Media Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta, yaitu dalam proses pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta, peran seorang guru sangat minim dan terbatas dalam menggunakan atau memanfaatkan sebuah media pembelajaran untuk membantu dan mempermudahkan dalam penyampaian materi pelajaran. Kebutuhan siswa akan media yang berbeda, membuat pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta harus bervariasi. Siswa menginginkan pembelajaran yang tidak membosankan hanya berpatok pada satu model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Media visualisasi yang diterapkan terbukti mampu membuat siswa lebih paham dan mampu menelaah materi pembelajaran sejarah.

Kata Kunci: Pembelajaran, Media Visualisasi


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36706/jc.v5i2.4813

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Program Studi Pendidikan Sejarah
Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
FKIP Universitas Sriwijaya
Jl. Palembang-Prabumulih, km. 32. Indralaya-Ogan Ilir
email: criksetra@fkip.unsri.ac.id
 
P-ISSN: 1978-8673 
E-ISSN: 2656-9620

       

View My Stats

Flag Counter

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.